Laman

Rabu, 04 April 2012

Arsene Wenger Incar Olivier Giroud

Ligue 1 : Olivier Giroud (Montpellier) - (Panoramic) 


 Arsene Wenger menginstruksikan Gilles Grimandi, scout Arsenal di Prancis, menyiapkan proposal penawaran ke Montpellier untuk mendapatkan striker Olivier Giroud.

Daily Mail menulis Wenger dan chief scout Steve Rowley mengidentifikasi Giroud sebagai pemain layak dibeli musim panas mendatang, kendati the Gunners telah mendapatkan Lukas Podolski.

Sebelum penawaran diajukan musim panas mendatang, Grimandi diminta terus mengamati performa Giroud dan melakukan pendekatan.

Wenger tahu Giroud akan menjadi hot property di pasar transfer musim panas mendatang. Ia tidak ingin gagal mendapatkan pemain berusia 25 tahun yang mengoleksi 14 gol dari 22 laga.

Arsenal kemungkinan akan bersaing dengan Newcastle United, Juventus, dan Bayern Munich, yang juga tertarik mendapatkannya. Dari ketiga klub itu, Newcastle yang memperlihatkan keseriusannya mendapatkan Giroud.

Alan Pardew, pelatih Newcastle, cukup sukses dengan koleksi pemain dari Ligue 1 dan akan mencoba menambah kekuatan The Magpies dengan mendatangkan Giroud.

Namun perundingan mendapatkan Giroud tidak akan mudah. Montpellier akan mencoba mempertahankannya dengan membandrol Giroud £50 juta.

Montpellier berharap Arsenal dan Newcastle mundur dari perburuan Giroud.

Alessandro Nesta: Saya Juga Dilanggar Carles Puyol

Alessandro Nesta - Ac Milan (Getty Images)




Bek AC Milan, Alessandro Nesta, mengaku dirinya menarik kaus Sergio Busquets, namun tindakan itu menurutnya tak layak berujung penalti kedua untuk Barcelona. Pasalnya , disaat bersamaan Carles Puyol juga melakukan pelanggaran terhadap dirinya.


Tendangan titik putih yang kembali sukses diambil Lionel Messi membuat El Barca menutup paruh pertama leg II perempat-final Liga Champions itu dengan keunggulan 2-1 sebelum gol Andres Iniesta pascajeda memastikan kemenangan 3-1.
"Saya sedikit menarik kaus Busquets, tapi saya sedang diblok dari belakang oleh Puyol. Itu juga pelanggaran pada saya. Setidaknya dari apa yang saya lihat di lapangan, wasit sudah meniup peluit sebelum bola [sepak pojok] ditendang," ucap Nesta usai laga kepada Sky Sport Italia.
"Di Italia para wasit memberikan lebih banyak pelanggaran secara umum, sementara di Eropa mereka biasanya memberikan lebih sedikit pelanggaran tapi lebih banyak memberikan penalti untuk insiden menarik kaus."


"Saya rasa sang wasit sebenarnya bisa memimpin laga dengan jauh lebih baik lagi malam ini."


Bagaimanapun, Nesta toh mengakui secara kualitas permainan sang lawan memang lebih baik dan kesalahan-kesalahan yang dibuat Milan turut berperan memudahkan jalan The Catalans.






"Kami mestinya lebih memaksimalkan serangan balik, karena terbukti kami mampu mencetak gol dengan taktik tersebut."


"Kami beberapa kami kali mengancam mereka, tapi kemudian berhenti melakukannya dengan tepat. Ini Barcelona dan Anda tak boleh melakukan kesalahan apa pun melawan mereka."


"Kami sempat menyeimbangkan kedudukan, tapi mereka memiliki Leo Messi, yang bagi saya merupakan 70 persen dari tim. Dia menghasilkan perbedaan."


"Mereka adalah tim terbaik di dunia, tapi Milan memiliki hal-hal yang diperlukan dan investasi potensial untuk merapatkan perbedaan kualitas."