Laman

Senin, 27 Februari 2012

DATA & STATISTIK: Liverpool Tegaskan Dominasi Di Piala Liga

 Carling Cup Final - Liverpool celebrate victory


Liverpool secara dramatis meraih tropi juara Piala Liga Inggris 2012. Kemenangan dalam drama adu penalti melawan Cardiff City di Wembley Stadium yang mengantar Liverpool ke tangga juara.

Kegagalan Anthony Gerrard, sepupu kapten Liverpool Steven Gerrard, menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti Cardiff City di tendangan kelima yang menentukan keberuntungan Liverpool.

Sebelumnya di waktu normal 90 menit, duel kedua tim berakhir dengan skor 1-1. Laga dilanjutkan di babak perpanjangan waktu, di mana Liverpool dan Cardiff City sukses melesakkan satu gol tambahan. Dengan skor 2-2 selama 120 menit, laga pun dilanjutkan dalam drama adu penalti, sebelum akhirnya dipastikan gelar juara menjadi milik Liverpool.

Gelar tersebut menjadi gelar kedelapan Liverpool di ajang Piala Liga sejak pertama kali digulirkan di tahun 1961. Liverpool terakhir kali mengangkat tropi juara ini pada tahun 2003.

Sukses ini juga mengakhiri dahaga gelar juara Liverpool dalam enam tahun terakhir.

Daftar Juara Piala Liga:
                              1961  Aston Villa
                               1962  Norwich City
                              1963  Birmingham City
                              1964  Leicester City
                              1965  Chelsea
                              1966  West Bromwich Albion
1967  Queen's Park Rangers

1968  Leeds United
1969  Swindon Town
1970  Manchester City
1971  Tottenham Hotspur
1972  Stoke City
1973  Tottenham Hotspur
1974  Wolverhampton Wanderers
1975  Aston Villa
1976  Manchester City
1977  Aston Villa
1978  Nottingham Forest
1979  Nottingham Forest
1980  Wolverhampton Wanderers
1981  Liverpool
1982  Liverpool
1983  Liverpool
1984  Liverpool
1985  Norwich City
1986  Oxford United
1987  Arsenal
1988  Luton Town
1989  Nottingham Forest
1990  Nottingham Forest
1991  Sheffield Wednesday
1992  Manchester United
1993  Arsenal
1994  Aston Villa
1995  Liverpool
1996  Aston Villa
1997  Leicester City
1998  Chelsea
1999  Tottenham Hotspur
2000  Leicester City
2001  Liverpool
                              2002  Blackburn Rovers
                              2003  Liverpool
                              2004  Middlesbrough
                              2005  Chelsea
                              2006  Manchester United
                              2007  Chelsea
                              2008  Tottenham Hotspur
                              2009  Manchester United
                              2010  Manchester United
                              2011  Birmingham City
                              2012  Liverpool

Daftar Koleksi Gelar Juara:

8  Liverpool
5  Aston Villa
4  Manchester United, Nottingham Forest, Chelsea, Tottenham Hotspur
3  Leicester City
2  Manchester City, Wolverhampton Wanderers, Birmingham City, Norwich    City, Arsenal
1  West Bromwich Albion, Queen's Park Rangers, Leeds United, Swindon Town, Stoke City, Oxford United, Luton Town, Sheffield Wednesday, Blackburn Rovers, Middlesbrough

Komdis PSSI Versi KPSI Denda Kayamba Gumbs



Keith Kayamba Gumbs - Sriwijaya FC Palembang (GOAL.com/Aang Kurniawan) 

Komisi Disiplin PSSI versi Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp20 juta kepada Keith Kayamba Gumbs atas insiden adu jotos antara dirinya dengan Fabiano Beltrame saat Sriwijaya FC Palembang menjamu Persija Jakarta pada tanggal 18 Desember silam.

Hal tersebut diungkapkan oleh sekretaris Sriwijaya Faisal Mursyid, kepada Sriwijaya Post ia menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan surat dari komdis PSSI versi KPSI terkait denda tersebut.

"Kita menerima surat komisi disilpin PSSI versi KPSI. Dalam surat itu menjatuhkan denda Rp20 Juta kepada aksi Kayamba," ujar Faisal Mursyid.

Meskipun tergolong pelanggaran biasa, Faisal menilai hukuman ini cukup berat mengingat sang pemain juga sudah dihukum dengan kartu merah. Namun, ia tetap menghargai keputusan komdis tersebut.

"Saya sudah laporkan ke Direktur Teknik terkait keputusan ini. Denda ini cukup besar, karena Kayamba dalam pertandingan ini dikenakan kartu merah, namun kita hormati putusan itu, karena komisi disiplin memiliki penilaian sendiri," tambahnya.

Gubernur DKI Jakarta Dukung Persija ISL Gunakan GBK

Bambang Pamungkas & Ferry Paulus - Persija Jakarta (GOAL.com/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau yang biasa disapa Foke, mendukung Persija Jakarta menggunakan stadion Utama Gelora Bung Karno selama mengarungi kompetisi Superliga Indonesia.

Foke merasa antusiasme Jakmania, suporter setia Persija, tidak boleh disia-siakan. Apalagi mengingat statusnya sebagai orang nomor satu di Jakarta, ia merasa harus mengerti apa yang diinginkan oleh masyarakat kota Jakarta.

“Saya melihat fans Persija yang begitu antusias. Jadi, saya sebagai pemimpin Jakarta harus mengerti apa yang diinginkan fans Persija yang begitu banyak jumlahnya,” ujarnya.

Foke berharap dengan dukungannya kepada Persija ISL memakai stadion GBK, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut dapat terus hidup dan menjadi juara. “Kita meski menjaga tali kehidupan Persija ini. Saya mewakili orang Jakarta yang mencintai Persija. Orang Jakarta ingin Persija bisa menjadi juara."

Sementara itu, ketua umum Persija Ferry Paulus menyambut baik kedatangan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ia berharap dengan kedatangan Fauzi Bowo dapat membuka mata pihak-pihak yang selama ini mengesampingkan Persija ISL.

“Ini adalah respon positif. Dengan kondisi ini semua pihak bisa menilainya,” katanya.

Minggu, 26 Februari 2012

Milan Vs Juventus Imbang


Pirlo & Van Bommel - Milan-Juventus

Duel sengit di San Siro, Minggu (26/2) dini hari WIB, tidak menghadirkan pemenang setelah AC Milan ditahan Juventus 1-1. Gol spektakuler Antonio Nocerino di babak pertama dibalas pemain pengganti Alessandro Matri enam menit jelang laga usai.

Matri tidak hanya membuat Juventus terus menjaga jarak dari Milan, tapi juga mempertahankan rekor tak terkalahkan La Vecchia Signora sepanjang musim ini.

Berbagi satu angka pada laga giornata ke-25 ini, Milan tetap memegang capolista, mengoleksi 51 poin, unggul satu angka dari Bianconeri. Tapi Juventus masih memegang keunggulan satu laga.

Massimiliano Allegri tak bisa menurunkan Zlatan Ibrahimovic yang masih menjalani sanksi tiga laga, sementara Alexandre Pato yang baru pulih dari cedera menjadi starter bersama Robinho dengan Urby Emanuelson sebagai trequartista.

Milan yang tampil menekan sejak awal, unggul lebih dulu melalui aksi Nocerino. Berawal dari kesalahan Leonardo Bonucci yang diintersep Urby Emanuelson. Eks pemain Ajax Amsterdam itu kemudian memberikan umpan kepada Nocerino, Nocerino melepaskan tembakan keras yang sedikit kembentur Bonucci dan Gianluigi Buffon tak berdaya melihat si kulit bundar menerobos ke gawangnya.


Unggul satu gol, tim tuan rumah makin percaya diri menggempur pertahanan Bianconeri. Wasit membuat keputusan kontroversi di menit ke-25 ketika tak mengesahkan gol Sulley Muntari. Berawal dari sepak pojok, Buffon menepis sundulan Philippe Mexes kemudian Muntari dengan cepat memanfaatkan rebound dengan melepaskan sundulan.

Dari tayangan ulang terlihat jelas bola melewati garis gawang Buffon, tapi wasit menyatakan play on dan hakim garis yang berdiri di sisi kanan hanya diam.

Di tengah selebrasi para punggawa Rossoneri yang sebelumnya merasa unggul dua gol, Buffon melepaskan bola yang menjadi awal serangan balik Bianconeri. Marcelo Estigarribia mengecoh pertahanan Milan dan melepaskan sepakan keras, tapi diselamatkan dengan sempurna oleh Christian Abbiati.

Juventus mencoba menyeimbangkan kedudukan, tapi rapatnya barisan belakang Rossoneri membuat tim besutan Antonio Conte frustrasi. Sebaliknya, duet Pato dan Robinho beberapa kali mengancam gawang Buffon, tapi hingga turun minum tidak ada tambahan gol tercipta.

Stephan El Shaarawy masuk menggantikan Pato dan di kubu Juventus Pepe menggantikan Estigarribia. Bianconeri menciptakan peluang emas di menit ke-68, ketika Giorgio Chiellini melepaskan umpan silang kepada Fabio Quagliarella, tapi Abbiati dengan cepat menyelamatkan gawang. Kiper veteran Milan kembali melakukan penyelamatan gemilang, saat menggagalkan sundulan Vucinic.

Hakim garis kembali mengeluarkan keputusan kontroversi saat mengangkat bendera off-side ketika Matri menjebol gawang Abbiati. Kembali dari tayangan ulang, Matri tidak dalam posisi off-side.

Tapi Matri akhirnya benar-benar menjadi penyelamat Bianconeri dari kekalahan. Menerima umpan Pepe dari sisi kanan, Matri lepas dari kawalan Thiago Silva dan melakukan tendangan voli untuk menyeimbangkan kedudukan.

Tidak lama kemudian, Arturo Vidal diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Mark van Bommel. Milan juga memperoleh peluang emas di masa injury, ketika Massimo Ambrosini memberikan umpan ke area terlarang, tapi Muntari gagal menjangkau bola dan Buffon mudah saja mengamankan gawang.

Sabtu, 25 Februari 2012

David De Gea Masuk "Skuad Olimpiade" Spanyol



David De Gea-Spain U21
Setelah membela timnas Spanyol mulai kategori U-15 hingga U-21, David de Gea kembali naik pangkat.

Kiper Manchester United itu dipanggil Tim Matador U-23 yang akan berlatih tanding menghadapi Mesir medio pekan depan.
Federasi sepakbola Spanyol (RFEF) sendiri telah mengonfirmasi La Furia Roja akan diwakili skuad U-23 dalam Olimpiade London 2012, dan ujicoba pada Selasa (28/2) tersebut menjadi salah satu pemanasan jelang turnamen sesungguhnya.
Pemain lain yang juga merumput di Liga Primer Inggris bersama Chelsea, Oriol Romeu, turut pula dipanggil pelatih Luis Milla.
Nama-nama seperti trio youngster Barcelona, yakni Martin Montoya, Cristian Tello, dan Isaac Cuenca, serta Diego Capel (Sporting CP), Cesar Azpilicueta (Marseille), dan Rodrigo (Benfica), tak ketinggalan menghiasi susunan skuad.
Berikut daftar lengkapnya:
David de Gea (Man. United), Diego Marino (Villareal), Mikel San Jose (Athletic Bilbao), Alvaro Domínguez (Atletico Madrid), Martin Montoya (Barcelona), Cesar Azpilicueta (Marseille), Didac Vila (Espanyol), Alberto Botía (Sporting Gijon), Victor Ruiz (Valencia), Ander Iturraspe (Athletic Bilbao), Ander Herrera (Athletic Bilbao), Oscar de Marcos (Athletic Bilbao), Koke (Atletico Madrid), Oriol Romeu (Chelsea), Isco (Malaga), Diego Capel (Sporting CP), Adrian Lopez (Atletico Madrid), Cristian Tello (Barcelona), Isaac Cuenca (Barcelona), Rodrigo Moreno (Benfica)

Andik Kehilangan sepatu Kesayangan

Andik Vermansyah - Indonesia U-23 (GOAL.com/Sumarno)
Apes menimpa Andik Vermansyah. Gelandang mungil Persebaya yang kini dibidik klub FC Porto Portugal ini kehilangan dua pasang sepatu miliknya.

Sesal makin dalam karena salah satunya miliki kenangan tak terkira. Pasalnya, dipakai Andik saat ditackling David Beckham beberapa waktu lalu.

"Kenangannya itu yang sulit dicari duanya," terang pemain yang dapatkan juga 
jerseyBeckham usai Timnas Selection jamu LA Galaxy di Jakarta lalu.
Peristiwa pahit ini merupakan cerita yang tercecer saat Persebaya menjalani leg pertama Unity Cup kontra Kelantan FA (23/12). Koper yang berisi dua sepatu dan pakainnya tercecer dalam perjalanan Surabaya - Kuala Lumpur. Nah, sampai saat ini kopernya belum ditemukan.

"Saya sudah hubungi pihak Air Asia tapi belum dapatkan jawaban memuaskan. Malah, saya suruh isi beberapa lembar pertanyaan lagi. Capek," keluhnya.

Repotnya lagi, Andik tidak bisa leluasa mencari penggantinya. Ukuran kakinya yang kecil membuat dia harus order khusus ke Inggris via online. Sudah gitu, dia tak bisa langsung pakai sepatu tersebut. Pemain berusia 20 tahun ini harus lakukan modifikasi Nike Mercurial-nya agar benar-benar nyaman dipakai.

"Andai pihak Air Asia bisa bantu ikut menemukan, saya sangat berterima kasih," tukasnya. (gk-31)

Milan Kontra Juventus

Galliani & Marotta - Milan-Juventus (Getty Images)
Thiago Silva versus Giorgio Chiellini, Mark van Bommel melawan Andrea Pirlo, adu taktik antrara pelatih Massimiliano Allegri dengan Antonio Conte ... tapi bukan itu saja satu-satunya cara untuk memperbandingkan kekuatan mereka. Persaingan Milan dan Juventus juga bisa dinilai dari kemampuan manajemen CEO Milan Adriano Galliani dengan direktur sport Juve GIuseppe Marotta, dua orang yang berusaha merintis kejayaan bagi klub mereka masing-masing dengan strategi yang sangat berbeda.

Yang pertama, Galliani, ia adalah contoh utama bagaimana sebuah klub besar bisa diidentikkan dengan figur manajemen tunggal. Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, sepanjang karirnya ia sudah pernah menghadapi berbagai macam kondisi. Ia tahu kapan harus mengeluarkan dana untuk membawa pemain top, sehingga sekarang punya sumber daya yang bagus dan diakui mampu memoles perak menjadi emas.

Lalu ada Marotta dari Bianconeri. Di tahun pertamanya bersama Juve ia mendatangkan sejumlah pemain yang diinginkan pelatih sebelumnya Luigi Del Neri untuk memenuhi formasi 4-4-2 rancangan sang pelatih. Namun hasilnya kurang memuaskan. Walaupun banyak menghadapi jalan terjal, Marotta sudah mulai belajar dengan baik, ia yang berjasa mendatangkan delapan pemain dari 11 starter Juve yang bersaing meraih scudetto di musim ini.

Menjelang pertandingan Milan versus Juve di San Siro, kami akan mencoba membandingkan kemampuan Galliani dan Marotta dalam hal finansial. Berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk membangun tim mereka guna meraih scudetto? Dan berapa biaya tahunan yang dibutuhkan untuk menjaga para pemain yang sukses untuk tetap bahagia?

Kami menampilkan analisa, perbandingan kedua tim berdasarkan 11 pemain terbaik mereka dan juga siapa yang kemungkinan akan diturunkan pada hari Sabtu (25/2) waktu Italia ini.

Moses Absen Lawan Persipura


 PERSIB Bandung dipastikan harus kehilangan Moses Sakyi ketika menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Senin (27/2). Striker asal Ghana itu terpaksa harus absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning.

Moses diganjar kartu kuning pada menit ke-86 oleh wasit Joni Parera yang memimpin laga PERSIB kontra Persiwa di Stadion Pendidikan Wamena, Kamis (23/2). Sebelumnya Moses mendapat kartu kuning saat melawan Persija tanggal 29 Januari.

Bagi Moses, itu adalah kartu kuning keempatnya sepanjang musim ini. Dengan absennya Moses, pelatih Drago Mamic hanya memiliki dua stok striker tersisa pada saat menghadapi Persipura. Keduanya adalah Airlangga dan Aliyudin.

Dengan menyisakan dua striker ini, Drago kemungkinan akan mengubah strategi permainan karena jika dimainkan keduanya dari awal, akan sangat riskan karena "Maung Bandung" tak memiliki pemain cadangan. ***

Lupakan Kekalahan




Kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Persiwa di Stadion Pendidikan Wamena, Kamis (23/2) memang sangat menyakitkan. Namun Risnandar mengingatkan agar para pemain PERSIB jangan larut dalam kesedihan.

"Wajar yang namanya kalah memang menyakitkan. Apalagi kalau kekalahannya dibumbui oleh faktor non teknis. Saya juga pernah merasakannya. Tetapi PERSIB harus segera bangkit dan melupakan kekalahan," papar mantan pelatih PERSIB ini.

Risnandar berharap penampilan tim asuhannya saat dijamu Persiwa menjadi bahan evaluasi bagi Drago. Ia mengaku tidak bisa menilai penampilan PERSIB di Wamena karena tidak melihatnya secara langsung. Namun tiga gol yang bersarang di gawang Maung Bandung, tampaknya banyak pekerjaan rumah yang dihadapi PERSIB.

"Selain membenahi hal teknis, Drago pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk membangkitkan mental pemain setelah kekalahan telak ini," ujarnya. Ia mengingatkan PERSIB harus segera berbenah menghadapi laga berikutnya. Pasalnya, Persipura yang akan menjamu PERSIB di Stadion Mandala, Jayapura ,Senin (27/2) di atas kertas lebih tangguh dari Persiwa. ***